Postingan

Proses Cutting

Gambar
  Proses Cutting Asphaltic joint jembatan atau aspal melibatkan penandaan area yang telah di marking. Proses ini bisa dilakukan menggunakan gerinda 7/5 inch atau aspal cutter. Pemotongan yang dilakukan harus rapih, lurus, dan mencapai kedalaman tertentu. Berikut adalah tahapan mendetail proses cutting pada expansion Joint tipe Asphaltic Plug atau Strip seal. 1. marking : menandai area permukaan aspal yang akan dipotong agar lurus dan lebar sesuai desain. 2. cutting :   - untuk pemotongan aspal biasanya menggunakan gerinda 5/7inch atau aspal cutter.  - pemotongan harus lurus, rapih, dan lebar harus sesuai desain.  - kedalaman pemotongan biasanya menyesuaikan kondisi lapangan dengan minimal kedalaman 5cm s/d 7cm. Proses cutting sangat krusial dan harus benar benar diperhatikan agar plat beton tidak ikut terpotong. Untuk memastikan agar beton tidak terpotong kita bisa mengetahuinya dengan cara melihat dblebu saat pemotongan, apabila debu yang keluar berwarna coklat...

Proses Marking

Gambar
Proses Marking ( penandaan ) adalah langkah awal untuk memastikan pemasangan Asphaltic joint terpasang dengan presisi dan lurus.  Marking dilakukan sebelum pemotongan aspal dan pembongkaran block out ( ruang sambungan ). Pengukuran awal dan penentuan as/gap  - indentifikasi : menentukan lokasi tepat celah/ gap di lapangan. - penggarisan : membuat garis panduan menggunakan kapur atau cat semprot pada aspal permukaan. Garis ini menandai batas area yang akan di potong dan dibongkar. - penentuan lebar : umumnya pemotongan dan pembongkaran dilakukan sesuai desain yang telah direncanakan tetapi praktek dilapangannya menyesuaikan kondisi eksisting dengan lebar minimal 25cm s/d 30cm.

Mengenal Expansion Joint

Gambar
 Expansion Joint Asphaltic Plug  Expansion Joint Asphaltic Plug adalah sambungan siar muai fleksibel pada jembatan atau jalan yang terbuat dari campuran binder bitumen/elastomer dan agregat panas, yang berfungsi mengakomodasi pergerakan struktur (muai-susut) akibat perubahan suhu dan beban. Sistem ini memberikan keunggulan berupa permukaan berkendara halus (tidak berisik), waterproof (kedap air), serta pemasangan cepat.  Komponen Utama: - Asphaltic Binder: Campuran aspal modifikasi, karet elastomer, dan polimer yang ulet, kenyal, dan tahan cuaca ekstrim. - Agregat: Batu pecah (basalt/granit) dengan ukuran seragam (biasanya ) yang tahan panas dan keras. - Pelat Baja: Digunakan sebagai penutup celah (gap) untuk menahan beban. Karakteristik & Keunggulan: - Fleksibel: Mampu menahan gerakan horisontal dan vertikal akibat getaran dan perubahan cuaca. - Waterproof: Mencegah air masuk ke celah jembatan yang bisa merusak struktur bawah. - Riding Quality: Permukaan rata dengan ...